Pernah terpikir dan terngiang kurasa gedung yang berpetak empat itu akan roboh karena hanya satu orang saja. Ternyata satu orang saja bisa mengubah segalanya. Aku pun berpikir mengapa mengapa orang lain begitu cepat menular bagaikan sakit mata yang sekali dilihat langsung menular kebagian maranya yang lain. sakit memang disaat mata yang lain menular begitu pun sekarang.
sakit hati yang aku derita bagaikan sakit mata yang menular keseluruh kelas. karena PENJAHAT KECIL SEBENARNYA. Kalau untuk orang-orang lain masih aku maklumi tapi dia sangat membuat banyak orang sakit hati.
Ternyata Allah itu maha adil allah membalas apa yang sebenarnya terjadi, saat Pembinaan berlangsung yang dipimpin oleh Ibu Sari yaitu seorang wali kelasku. memberikan ocehan yang menurut saya begitu pedas, senag sih melihatnya begitu menyedihkan ternyata dia bisa di taklukan.
Tapi ada berta buruk, temanku bernama Feby Retno Sahara menimpa kejadian yang buruk Orang Tuanya. ayahnya, meninggal karena penyakit Jantung. aku berharap dia akan memberikan senyuman yang indah lagi setelah kejaidan tersebut, amien ya robal alamin.
